Menggaru Bentara Budaya dengan Sisir Tanah

Penampilan Sisir Tanah di Bentara Budaya Jakarta - Istimewa
Penampilan Sisir Tanah di Bentara Budaya Jakarta –┬ádokumentasi pribadi

Perkenalan saya dengan lagu-lagu Sisir Tanah berlangsung dengan cara yang tidak biasa. Alih-alih mengenalnya lewat cara konvensional–mendengar langsung lagu-lagunya, saya justru tahu proyek solo Bagus Dwi Danto karena terpapar unggahan-unggahan Omuniuum dan mas Felix Dass di Instagram.

Dan karena unggahan mas Felix pula pada satu siang (2/11), saya tahu bahwa Sisir Tanah akan tampil di Bentara Budaya Jakarta sorenya. Dan sebagaimana acara-acara kebanyakan yang ditanggap di setiap Bentara Budaya, acaranya gratis. Tinggal bawa badan. Saya memutuskan untuk bolos kelas hari itu.

Yang lucu, saya bahkan belum pernah mendengar satu lagu pun dari Sisir Tanah. Hingga akhirnya siang itu saya memutuskan untuk memutarnya bolak-balik di Spotify dan langsung suka. Musiknya ditampilkan sederhana dengan lirik yang menggelitik, formula ideal musik yang saya suka. Dari album WOH favorit saya adalah Lagu Wajib, lagunya enak untuk dinyanyikan dan dimainkan ketika minum. Obituari Air Mata menarik. Konservasi Konflik yang saya anggap racauan liar juga enak didengarkan berulang. Yang lainnya? Jelas sama bagusnya.

Penampilan Sisir Tanah di Bentara Budaya Jakarta - Istimewa
Penampilan Sisir Tanah di Bentara Budaya Jakarta – dokumentasi pribadi

Penampilan Sisir Tanah malam ini diawali dengan aksi teatrikal dalam remang yang tak saya mengerti, biarpun menarik, hingga akhir acara. Aksi tersebut kemudian mengiringi penampilan Bagus yang ditemani beberapa teman yang salah satunya saya ingat, yaitu Nadya Hatta–yang juga terlibat bersama Melancholic Bitch.

Berkisar satu setengah jam, Sisir Tanah tampil benar-benar menghibur. Untuk pendengar baru seperti saya, melihat aksi mereka secara langsung adalah pilihan tepat. Sampai saat ini saya masih rutin mendengar musik mereka di Spotify, memainkan Lagu Wajib-nya sebagai lagu wajib yang saya mainkan dengan guitalele pemberian April.