Rumpian di Sela Dosa, Kota, dan Kenangan

Senin (8/6), saya bikin janji dengan Cak Nuran. Tempat yang kami sepakati adalah Kedai Tjikini di Cikini. Tujuan kami sama, menonton langsung (kenyataannya hanya mendengar dari dekat karena ruangan yang kelewat sesak) Silampukau bermusik malam itu. Sebelumnya, tepatnya Sabtu (6/6), Silampukau sempat tampil di daerah Kemang. Namun, saya yang tak begitu suka dengan daerah Kemang–entah kenapa dan Cak Nuran yang tak bisa datang karena sedang di Jogja urung menonton. Akhirnya, penampilan duo asal Surabaya di Tjikini lah yang kami pilih sebagai penebusan.

Continue reading “Rumpian di Sela Dosa, Kota, dan Kenangan”